CARA MERAWAT MESIN BOR

Berikut ini merupakan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perawatan mesin bor sebagai berikut.

1. Penggunaan bor sesuai Jenisnya

Gunakan bor sesuai dengan fungsi kegunaannya. Karena jika tidak digunakan sesuai dengan fungsinya maka hasil yang didapat tidak rapi dan mesin mudah mengalami kerusakan.

2. Pasang Aksesoris yang Sesuai

Jangan pernah memasang alat pelengkap/ aksesoris yang tidak sesuai. Penggunaan aksesoris yang tidak sesuai dengan bor dapat merusak mesin tersebut dan hasil yang diberikan kurang optimal

3. Lepaskan Mata Bor dengan Benar

Lepaskan mata bor dengan baik dan benar, jangan pernah mencoba menggunakan alternatif lain seperti menggunakan palu atau tang. Gunakan alat khusus yang memang sudah di rancang untuk membuka mata bor. Karna semua alat pertukangan akan cepat rusak bila anda menggunakannya dengan kasar.

4. Kebersihan

Setelah menggunakan bor, bersihkan seluruh body  dengan cara mengelap seluruh permukaaan bor menggunakan kain bersih untuk mencegah terjadinya karat/korosi

5. Simpan di Tempat Kering

Simpanlah bor ditempat yang kering dan tidak lembab serta memiliki sirkulasi udara yang lancar. Gulung kabel mesin agar tidak kusut dan melilit. Pastikan posisi switch tidak tertekan pada saat sebelum memasukan kedalam wadah.

6. Penyimpanan yang Benar

Jika anda berniat menyimpan bor dalam jangka waktu yang lama atau lebih dari seminggu sebaiknya lepaskanlah semua aksesori terlebih dahulu dan lumasi aksesori dengan minyak pelumas, karena aksesori mesin bor bersifat rapuh dan mudah mengalami korosi. Tapi jika mesin ini digunakan untuk sehari – hari Anda boleh menyimpannya dalam keadaan terpasang agar mudah digunakan keesokan harinya.

7. Service

Agar kondisi bor tetap prima, tidak ada salahnya meminta bantuan kepada pihak yang lebih ahli untuk memeriksa kelayakan mesin bor anda. Datanglah ke tempat service untuk mengetahui apakah mesin bor masih layak pakai atau perlu mendapatkan perbaikan di beberapa komponen penyusunnya.

TIPS MEMILIH SEMEN BERKUALITAS

TIPS MEMILIH SEMEN BERKUALITAS

Berikut ini ada beberapa tips memilih semen berkualitas yang bisa anda terapkan saat akan membeli semen nantinya:

  1. Memiliki Logo SNI

Tips memilih semen berkualitas yang pertama adalah dengan melihat logo SNI (Standar Nasional Indonesia) di kemasannya. Seperti yang kita tahu, SNI merupakan logo yang menunjukkan bahwa suatu produk layak dan sudah diuji kualitas, keamanan dan spesifikasinya sebelum dipasarkan.  Pastikan semen pilihan anda memiliki logo ini ya.

  1. Perhatikan Warna dan Tekstur Semen

Tips memilih semen berkualitas yang kedua adalah dengan memperhatikan warna dan tekstur semen. Semen yang bagus dan berkualitas seharusnya teksturnya langsung terurai dan tidak menggumpal saat dipegang. Selain itu secara visual semen juga memiliki permukaan lembut seperti butiran debu. Kemudian untuk warnanya sendiri, semen berkualitas harusnya berwarna abu-abu kehijauan.  Hindari untuk memilih semen dengan warna terlalu gelap karena ini berarti kandungan MgO nya terlalu tinggi dan menyebabkan semen mudah retak saat digunakan.

  1. Pilih Semen Dengan Usia Baru

Yang dimaksud dengan usia baru adalah kondisi semen yang masih baru. Setidaknya semen yang masih bisa dikategorikan sebagai semen berkualitas, paling lama disimpan selama 1 bulan. Anda mungkin tidak bisa menanyakan langsung kepada pemilik toko, karena itu anda bisa mengecek usia semen dengan menekannya dari luar kemasan. Jika terasa keras maka semen ini sudah terlalu lama disimpan dan kualitasnya kurang. Sedangkan jika ditekan masih terasa lunak dan lembut berarti semen ini masih tergolong baru an layak untuk digunakan.

  1. Perhatikan Kemasan Semen

Tips  selanjutnya dalam memilih semen berkualitas adalah dengan memperhatikan kemasan semen. Seperti yang anda tahu bahwa mayoritas semen akan dikemas dalam kemasan (karung) berukuran 40-50 kg kan? Nah, saat anda memilih semen merek apapun pastikan anda memperhatikan kemasannya. Pilih semen dengan kemasan yang bagus dan tidak rusak. Kemasan yang rusak bisa saja membuat kualitas, tekstur dan warna semen berubah. Perubahan ini jelas akan berpengaruh terhadap hasil akhir pengaplikasian semen terhadap struktur bangunan anda.

Nah, di luar keempat tips memilih semen berkualitas di atas, anda harus tahu dan sadar bahwa cara penyimpanan semen sangat berpengaruh terhadap kualitas semen itu sendiri. Jadi setelah  membeli semen, pastikan anda menyimpannya dengan benar ya. Di lain kesempatan, kita akan membahas kembali mengenai cara penyimpanan semen yang benar.