Tips Memilih Cat Tembok Interior yang Sehat dan Berkualitas

RumahCom – Warna cat tembok interior bisa memengaruhi psikologis,  suasana hati, hingga kondisi kesehatan  penghuni rumah. Karena itu memilih produk cat dan memberikan sentuhan warna yang tepat pada tembok rumah, bisa membuat Anda nyaman dalam beraktivitas maupun beristirahat bersama keluarga. Salah satunya ditentukan dalam pemilihan produk cat untuk kebutuhan interior.

Read more

Cara Mudah Memelihara Lantai Kayu

5 Cara Mudah Memelihara Lantai Kayu

Penggunaan lantai kayu parket umumnya berada di kamar tidur, tangga, ruang keluarga, dan tidak terkecuali di dapur. Kayu parket yang bersifat natural mampu berbaur dengan tema ruangan yang bervariatif seperti minimalis, kontemporer, hingga klasik.

Ada kerja keras yang harus dibayar untuk sebuah hasil. Begitupun berlaku untuk lantai kayu parket. Dibalik kecantikannya, lantai kayu parket ternyata membutuhkan perawatan khusus agar tampilannya selalu bersih tanpa jamur dan noda.

Berikut Rumah.com rangkum dari berbagai sumber tentang tata cara pemeliharaan lantai kayu parket yang tepat :

 

1. Rutin menyapu

Tak ubahnya dengan jenis pelapis lantai lain seperti keramik, kayu parket juga harus disapu setiap hari. Tujuannya agar debu dan kotoran tidak menumpuk di permukaan. Untuk hasil maksimal, menyapu sebaiknya menggunakan sapu berbulu lembut atau vacuum cleaner dan dilanjutkan dengan lap kering.

Sementara untuk lantai parket yang materialnya terbuat dari kayu solid atau kayu keras, ada perawatan tambahan yang perlu dilakukan. Yakni proses waxing atau disemir ulang minimal sekali dalam sebulan dengan menggunakan bahan pengkilap kayu (teak oli, pledge)

2. Hindari kelembapan

Musuh ‘bebuyutan’ kayu adalah kelembapan. Maka dari itu jangan pernah membersihkan lantai kayu parket dengan cara dipel, melainkan cukup disapu saja. Trik lain untuk menghindari kelembapan pada lantai parket adalah menggunakan bahan kimia anti rayap. Cara pemakaiannya dengan disuntik pada beberapa potongan kayunya.

3. Bersihkan dengan lap kering

Saat lantai kayu parket terkena noda bekas makanan atau minuman, segeralah bersihkan dengan tisu atau lap kering.
Namun apabila noda yang menempel terbilang ‘bandel’, manfaatkan air perasan jeruk lemon atau belimbing wuluh untuk melenyapkannya. Cara lain, beri cuka putih pada noda yang ada di lantai lalu diamkan selama empat menit dan bersihkan dengan kain lap kering.

Tiga bahan alami diatas tidak hanya mampu mengangkat noda di lantai kayu parket, tapi juga membuatnya nampak berkilau kembali.

4. Pindah posisi perabot

Bagi rumah yang lokasinya berada di area tropis, lantai parket akan membutuhkan perawatan ekstra agar warna tidak pudar akibat paparan cahaya matahari.
Siasatnya, rutinlah menukar letak perabot di ruangan yang lantainya menggunakan kayu parket. Bisa juga lakukan proses steam tiap 6 bulan sekali, dengan maksud agar warna dan kebersihan lantai kayu parket tetap terjaga.

Ketika berencana menukar posisi perabot, pastikan tidak menimbulkan goresan pada permukaan lantai kayu parket. Jangan memindahkan barang dengan cara didorong atau digeser tetapi diangkat.

5. Lapisi karpet

Agar parket terpelihara dengan baik, penghuni juga bisa melapisinya dengan karpet atau permadani. Untuk menjaga keamanan anggota keluarga dalam rumah, pilih karpet dengan alas yang tidak licin dan mudah tergeser.

Selain itu, karpet juga harus sering dijemur agar tidak menimbulkan kelembapan pada lantai kayu parket.

 

 

CARA MERAWAT MESIN BOR

Berikut ini merupakan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perawatan mesin bor sebagai berikut.

1. Penggunaan bor sesuai Jenisnya

Gunakan bor sesuai dengan fungsi kegunaannya. Karena jika tidak digunakan sesuai dengan fungsinya maka hasil yang didapat tidak rapi dan mesin mudah mengalami kerusakan.

2. Pasang Aksesoris yang Sesuai

Jangan pernah memasang alat pelengkap/ aksesoris yang tidak sesuai. Penggunaan aksesoris yang tidak sesuai dengan bor dapat merusak mesin tersebut dan hasil yang diberikan kurang optimal

3. Lepaskan Mata Bor dengan Benar

Lepaskan mata bor dengan baik dan benar, jangan pernah mencoba menggunakan alternatif lain seperti menggunakan palu atau tang. Gunakan alat khusus yang memang sudah di rancang untuk membuka mata bor. Karna semua alat pertukangan akan cepat rusak bila anda menggunakannya dengan kasar.

4. Kebersihan

Setelah menggunakan bor, bersihkan seluruh body  dengan cara mengelap seluruh permukaaan bor menggunakan kain bersih untuk mencegah terjadinya karat/korosi

5. Simpan di Tempat Kering

Simpanlah bor ditempat yang kering dan tidak lembab serta memiliki sirkulasi udara yang lancar. Gulung kabel mesin agar tidak kusut dan melilit. Pastikan posisi switch tidak tertekan pada saat sebelum memasukan kedalam wadah.

6. Penyimpanan yang Benar

Jika anda berniat menyimpan bor dalam jangka waktu yang lama atau lebih dari seminggu sebaiknya lepaskanlah semua aksesori terlebih dahulu dan lumasi aksesori dengan minyak pelumas, karena aksesori mesin bor bersifat rapuh dan mudah mengalami korosi. Tapi jika mesin ini digunakan untuk sehari – hari Anda boleh menyimpannya dalam keadaan terpasang agar mudah digunakan keesokan harinya.

7. Service

Agar kondisi bor tetap prima, tidak ada salahnya meminta bantuan kepada pihak yang lebih ahli untuk memeriksa kelayakan mesin bor anda. Datanglah ke tempat service untuk mengetahui apakah mesin bor masih layak pakai atau perlu mendapatkan perbaikan di beberapa komponen penyusunnya.

TIPS MEMILIH SEMEN BERKUALITAS

TIPS MEMILIH SEMEN BERKUALITAS

Berikut ini ada beberapa tips memilih semen berkualitas yang bisa anda terapkan saat akan membeli semen nantinya:

  1. Memiliki Logo SNI

Tips memilih semen berkualitas yang pertama adalah dengan melihat logo SNI (Standar Nasional Indonesia) di kemasannya. Seperti yang kita tahu, SNI merupakan logo yang menunjukkan bahwa suatu produk layak dan sudah diuji kualitas, keamanan dan spesifikasinya sebelum dipasarkan.  Pastikan semen pilihan anda memiliki logo ini ya.

  1. Perhatikan Warna dan Tekstur Semen

Tips memilih semen berkualitas yang kedua adalah dengan memperhatikan warna dan tekstur semen. Semen yang bagus dan berkualitas seharusnya teksturnya langsung terurai dan tidak menggumpal saat dipegang. Selain itu secara visual semen juga memiliki permukaan lembut seperti butiran debu. Kemudian untuk warnanya sendiri, semen berkualitas harusnya berwarna abu-abu kehijauan.  Hindari untuk memilih semen dengan warna terlalu gelap karena ini berarti kandungan MgO nya terlalu tinggi dan menyebabkan semen mudah retak saat digunakan.

  1. Pilih Semen Dengan Usia Baru

Yang dimaksud dengan usia baru adalah kondisi semen yang masih baru. Setidaknya semen yang masih bisa dikategorikan sebagai semen berkualitas, paling lama disimpan selama 1 bulan. Anda mungkin tidak bisa menanyakan langsung kepada pemilik toko, karena itu anda bisa mengecek usia semen dengan menekannya dari luar kemasan. Jika terasa keras maka semen ini sudah terlalu lama disimpan dan kualitasnya kurang. Sedangkan jika ditekan masih terasa lunak dan lembut berarti semen ini masih tergolong baru an layak untuk digunakan.

  1. Perhatikan Kemasan Semen

Tips  selanjutnya dalam memilih semen berkualitas adalah dengan memperhatikan kemasan semen. Seperti yang anda tahu bahwa mayoritas semen akan dikemas dalam kemasan (karung) berukuran 40-50 kg kan? Nah, saat anda memilih semen merek apapun pastikan anda memperhatikan kemasannya. Pilih semen dengan kemasan yang bagus dan tidak rusak. Kemasan yang rusak bisa saja membuat kualitas, tekstur dan warna semen berubah. Perubahan ini jelas akan berpengaruh terhadap hasil akhir pengaplikasian semen terhadap struktur bangunan anda.

Nah, di luar keempat tips memilih semen berkualitas di atas, anda harus tahu dan sadar bahwa cara penyimpanan semen sangat berpengaruh terhadap kualitas semen itu sendiri. Jadi setelah  membeli semen, pastikan anda menyimpannya dengan benar ya. Di lain kesempatan, kita akan membahas kembali mengenai cara penyimpanan semen yang benar.

TIPS AWET BOHLAM LAMPU

Sebelum beranjak pada tips, ada baiknya sebelum membeli lampu LED, pilihlah lampu yang kualitasnya terjamin.
Hal penting lain agar lampu dapat bertahan lama adalah memilih lampu yang tepat sesuai dengan kebutuhan rumah, memahami berapa daya listrik yang dimiliki dan penggunaan lampu tersebut.

Berikut beberapa tips untuk merawat lampu LED agar bertahan lama:

  1. Tidak membongkar lampu LED sembarangan

    Tidak disarankan untuk membongkar lampu LED tanpa mencari dan mendapatkan informasi yang tepat. Karena apabila tidak dilakukan dengan tepat, dapat membuat perangkat sirkuit pada lampu mengalami kerusakan, hingga berefek buruk pada masa pemakaian penerangan.

  2. Membersihkan Secara Berkala

    Agar bohlam dapat digunakan dalam jangka panjang gunakanlah lampu yang memiliki kualitas terpercaya, dan pastikan untuk membersihkannya secara rutin.Caranya mudah, cukup lepaskan bohlam lalu bersihkan debu dan kotoran yang menempel pada bagian luar dan dalam. Karena meskipun terlihat sepele, ternyata cara ini dapat membantu untuk memperpanjang masa penggunaan.

  3. Letakan Pada Tempat Penyimpanan yang Benar

    Untuk memiliki lampu jangka panjang pastikan untuk menyimpannya pada suhu ruang dan jangan meletakkannya pada kelembaban tinggi sebelum dipasang. Dua hal ini perlu diperhatikan karena akan memengaruhi masa pemakaian Bohlam Lampu. Selain itu letakan pada tempat yang panas, karena basah akan membuat komponen elektronik di dalamnya menjadi terganggu. Sehingga dapat dikatakan sebelum membeli penerangan, pastikan untuk mengetahui lokasi penempatan yang benar dan sesuai.

  4. Lakukan pengecekan ukuran kabel

    Pastikanlah kabel yang terpasang sesuai dengan daya yang ada
    Apabila daya listrik di rumah sebesar 450 VA -1300 VA, minimal jalur utama ukuran kabel sebesar 1,5mm.
    Daya listrik 2200 VA – 3500 VA, minimal jalur utama ukuran kabel 2,5mm.
    Daya listrik 4400 VA – 5500 VA, minimal jalur utama ukuran kabel 4mm.

Semoga ini bisa bermanfaat bag ikamu ya sobat Trans Home.

CARA TEPAT MENYIMPAN SISA CAT

Setelah selesai melakukan pengecatan, baik dikerjakan sendiri ataupun oleh tukang, biasanya ada cat yang tersisa. Jika masih ada sisa cat di atas setengah kaleng, rasanya sayang untuk membuangnya, bukan? Nah ini tips untuk menyimpan cat agar bisa digunakan lagi.

  1. Bersihkan tepi mulut kaleng dari sisa cat.
  2. Bentangkan dan tutupi mulut kaleng dengan lembaran plastic wrapPlastic wrap ini berfungsi sebagai paking atau segel supaya udara tidak masuk. Lembaran plastic wrap ini juga menghindari terjadinya korosi karat akibat kontak logam dengan logam antara kaleng dengan tutupnya.
  3. Pasang kembali tutup kaleng cat. Tekan kuat sehingga tertutup rapat, tidak miring sebagian.
  4. Hindari memukul tutup kaleng dengan palu supaya tepiannya tidak penyok dan membuka celah bagi masuknya udara. Jika sulit ditutup, gunakan palu karet untuk memukul tepian tutup kaleng agar lebih rapat.
  5. Beri keterangan pada tutup kaleng dan body kaleng: nama warna dan nama ruangan tempat cat tersebut digunakan. Hal ini memudahkan pencarian saat kita memerlukan perbaikan minor atau touch-up. Dengan memberi nama di kaleng dan tutupnya, dapat mencegah tertukarnya tutup kaleng dengan kaleng lainnya.
  6. Simpan di tempat yang sejuk, kering dan tidak terkena sinar matahari.
  7. Beberapa orang menyarankan untuk menyimpan kaleng sisa cat ini dengan posisi terbalik supaya udara tidak dapat masuk sama sekali. Tetapi rupanya ada lapisan tipis yang terbentuk pada bagian dasar cat yang saat dibalik, akan berada di atas permukaan cat. Lapisan ini akan menyebabkan perubahan warna pada cat.

Nah mudah kan sobat Transhome, selamat mencoba.

Cara Mengecat Tembok Lama untuk Pemula yang Mudah Dilakukan

Sedang merencanakan untuk mengganti cat dinding? Yuk, pelajari dahulu cara mengecat tembok lama untuk pemula :

1 . Periksa Kondisi Cat Dinding Lama

Lakukan tes gosok dengan menggunakan tangan pada beberapa titik. Bila kamu menemukan kondisi itu, disarankan untuk mengupas cat lama terlebih dahulu hingga bersih, lakukan dengan baik.

2. Siapkan Bahan dan Alatnya

Umumnya, alat-alat yang digunakan untuk mengecat adalah kuas, roller, spons, kape, gayung, ember, koran bekas, dan tangga. Siapkan pula bahan-bahan lainnya seperti cat tembok, paint remover, air, dan deterjen. Peralatan yang dibutuhkan usai mengecat.

3. Bersihkan Cat Dinding yang Lama

Kamu harus mengerok atau mengelupas cat tembok lama bila ada bagian yang rusak. Lakukan secara hati-hati. Tetapi, jika cat tembok rumah yang lama tidak mengalami masalah serius, cukup dibersihkan dari debu dan kotoran saja.

4. Aplikasikan Cat Dasar

Sebagai treatment bagian tembok yang tidak rata, kamu bisa mengaplikasikan cat dasar tembok alias plamur. Untuk diketahui, plamur berwarna putih dan kamu harus menggunakan kape untuk mengoleskannya ke permukaan tembok. Berikan plamur ke permukaan dinding secara merata. Kemudian, tunggu beberapa saat hingga mengering sempurna.

5. Mulai Lakukan Pengecatan

Kamu bisa menggunakan kuas cat tembok bila bidang yang dicat tidak terlalu luas, apalagi kalau ada sudut dinding. Lain halnya kalau dinding berukuran besar. Kamu dapat memakai roller cat dan kuas secara bersamaan. Awali pengecatan pada bagian sudut dinding. Perhatikan arah pengecatan secara teratur dari posisi paling atas menuju ke bawah. Ketika mengecat tembok lama, jangan sampai melompat-lompat atau berpindah tempat. Hal ini akan menyebabkan cat tidak rata. Ketika mengecat tembok lama, jangan sampai melompat-lompat atau berpindah tempat. Hal ini akan menyebabkan cat tidak rata. Aplikasikan cat tembok sebanyak dua kali. Pada saat melakukan lapisan cat yang kedua, tunggu lapisan cat pertama kering terlebih dahulu ya.

Nah, cara mengecat tembok lama dengan benar memang mudah ya. Kamu bisa mencobanya sendiri di rumah.

GRANIT BERDASARKAN TIPE

  1. Polished:
    Memiliki tekstur halus dan terlihat bergelombang.Lantai granit tipe polished ini memiliki daya kilap antara 95 hingga 100 derajat. Hal tersebut membuat lantai granit ini sangat mengilap dan diminati banyak orang. Keunikannya lagi, ketika terkena cahaya permukaan lantai granit ini terlihat bergelombang walaupun sebenarnya permukaannya datar. Selain itu, lantai granit tipe polished juga memiliki tekstur yang halus. Granit polished ini cocok dipakai pada ruangan interior yang tidak basah.
  2. Matt:
    Permukaannya tidak mengilap sama sekali.

    lantai granit tipe matt tidak mengilap sama sekali. Daya kilapnya hanya sekitar tujuh hingga dua belas derajat saja. Lantai granit tipe matt ini biasanya memiliki motif kayu atau motif bintik hitam pada permukaannya. Tipe granit ini cocok untuk area yang rawan basah, seperti dapur atau teras.

  3. Rustic:
    Memiliki tekstur yang kasar, cocok untuk outdoor.tipe rustic memiliki tekstur yang lebih kasar. Hal tersebut menjadikan lantai granit tipe rustic cocok dipakai untuk area outdoor seperti carport, teras, dan taman. Karena tidak licin, Anda juga dapat menggunakan lantai granit rustic untuk lantai toilet atau tepian kolam renang.

Lantai Kamar Mandi Licin? Atasi dengan Cara Ini

Ada beberapa penyebab lantai kamar mandi menjadi licin. Mulai dari pemilihan keramik lantai yang salah, hingga faktor kebersihan kamar mandi. Oleh karena itu, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, kita harus mencegahannya.

Berikut beberapa cara mengatasi lantai kamar mandi licin yang bisa Mama coba lakukan di rumah:

  1. Memilih keramik yang tepat
    Salah satu penyebab lantai kamar mandi mudah licin karena pemilihan keramik yang salah. Tidak disarankan memilih keramik dengan tampilan glossy untuk kamar mandi, karena lebih mudah licin dan menyebabkan kepleset. Pilih keramik dengan tekstur kasar, seperti keramik batu alam atau koral.
  2. Rutin membersihkan kamar mandi
    Kondisi kamar mandi yang lembap menyebabkan kotoran-kotoran yang menempel menjadi lebih mudah licin. Oleh karena itu, membersihkan kamar mandi secara rutin adalah hal wajib.

    Kita bisa menggunakan pembersih lantai dan menggosok lantai kamar mandi secara menyeluruh. Setidaknya seminggu sekali, atau paling lama 2 minggu sekali. Dengan begitu, lantai kamar mandi terus bersih dan tetap aman.

  3. Menggunakan cuka
    Jika tidak memiliki pembersih lantai kamar mandi, Mama bisa menggunakan bahan-bahan alami, kok. Salah satunya cuka. Yup, cuka memang dikenal ahli dalam mengatasi berbagai urusan rumah tangga, termasuk membersihkan keramik kamar mandi.

    Penggunaannya juga mudah banget. Hanya perlu menyemprotkan cuka ke seluruh keramik yang akan dibersihkan. Diamkan sepuluh menit, lalu siram dengan air. Setelah itu, diamkan dua menit dan siram kembali menggunakan air panas.

    Jika dirasa cukup, bisa mengelap keramik kamar mandi dengan spon basah. Lalu keringkan menggunakan lap agar bersih maksimal. Untuk hasil maksimal, lakukan secara rutin, ya.

  4. Pakai karpet anti licin
    Selain rutin membersihkannya, cara lain yang bisa dilakukan adalah menggunakan karpet anti licin. Biasanya karpet anti licin diletakkan di bawah shower atau dekat bak mandi, untuk meminimalisir risiko terpeleset. Dengan begitu, mandi menjadi tetap aman, deh!

    Itulah beberapa cara mengatasi lantai yang licin yang bisa dilakukan di rumah. Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat!

BAHAYA ATAP ASBES UNTUK KESEHATAN

Dari segi biaya, atap asbes adalah material yang paling murah jika dibandingkan dengan tanah liat, seng, atau pun beton. Dari segi pemasangan, tenaga yang diperlukan lebih sedikit karena bahannya lebih ringan. Dari segi waktu, pemasangan atap asbes akan lebih cepat dan sederhana. Berbeda dengan genteng yang harus dipasang satu per satu. Namun siapa sangka, di balik keuntungannya tersebut, asbes sangat berbahaya bagi kesehatan. Waduh! Memangnya kenapa? Nah, coba deh simak baik-baik penjelasan.

Material asbes terbuat dari mineral silica yang berbentuk serat-serat kecil dan halus. Sehingga jika serat tersebut berterbangan di udara dan terhirup oleh tubuh dalam jangka panjang, akan berbahaya bagi kesehatan. Serat asbes yang terhirup dan masuk ke dalam paru-paru bisa menyebabkan asbestosis (timbulnya jaringan parut di paru-paru), kanker paru-paru, dan mesothelioma (kanker ganas yang menyerang selaput mesothelium). Risiko terkena penyakit ini akan meningkat setara dengan banyaknya jumlah serat asbes yang dihirup. Selain itu risiko kanker paru-paru akibat menghirup serat asbes lebih besar dibandingkan dengan asap rokok.

 

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi paparan dari serat asbes, misalnya seperti:

1. Mengganti lembaran asbes yang rusak dan berlubang

2. Menutup asbes dengan terpal untuk menghindari paparan cuaca

3. Berikan batas antara asbes dengan ruangan dalam rumah

Bawa kamar mandi Anda ke masa depan dengan 4 fitur pintar dari American Standard

Saat ini, tidak mengherankan bagaimana teknologi rumah pintar semakin menjadi obsesi terbaru dari setiap pemilik rumah modern, terutama mengingat aksesibilitas yang semakin meningkat ke hal-hal seperti lampu pintar, bel pintu pintar, pengawasan video pintar dan sistem Google Home terbaru, yang semuanya telah terbukti langsung meningkatkan gaya hidup kita. Jadi wajar jika keinginan ini meluas ke kamar mandi juga – tempat di mana kita menghabiskan sebagian besar waktu kita, dan ingin menjadi senyaman dan semewah mungkin. Meriahnya ruang ini sebenarnya bisa berdampak nyata dan positif pada kehidupan kita. Plus, mengapa tidak menghemat air dan energi dalam prosesnya?

 

Dengan pertimbangan tersebut, berikut 4 teknologi pintar untuk kamar mandi Anda saat ini:

1) Lampu kamar mandi yang dikendalikan suara

Sudah berpikir untuk menyesuaikan rumah Anda dengan lampu pintar dan Amazon’s Alexa? Mengapa berhenti di ruang tamu atau kamar tidur saja? Kontrol lampu kamar mandi Anda dengan suara Anda juga, dan ucapkan selamat tinggal pada jari kaki yang tersandung atau terpeleset ubin kamar mandi. Anda tidak perlu meraba-raba tombol lampu itu saat panggilan alam berikutnya di tengah malam, dan bisa mematikan lampu melalui aplikasi ponsel juga berarti tidak pernah membiarkan lampu menyala semalaman – dan membuang-buang energi yang berharga – selamanya lagi.

 

2) Smart toilets

Kapan pun toilet pintar disebutkan, kemungkinan Anda akan memikirkan bidet dengan pengatur suhu, remote control, atau bahkan musik ambien yang akan menutupi kebisingan kamar mandi yang tidak diinginkan. Di zaman sekarang ini, teknologi memainkan peran yang semakin besar dalam hidup dengan baik dan hidup bertanggung jawab. Toilet pintar juga cenderung menonjolkan fitur ramah lingkungan sehingga Anda bisa bersikap baik terhadap lingkungan saat menggunakan kamar mandi. Toilet shower penting menurut American Standard adalah salah satu contoh toilet yang cerdas. Ini memiliki semua fitur pembersihan dan kenyamanan pribadi yang penting seperti pembersihan nosel ganda dengan semprotan pijat, kursi yang dapat disesuaikan, suhu air dan pengering. Selanjutnya di bawah mode hemat daya, fungsi pemanas air dan pemanas kursi akan berhenti, sementara pembersihan dan pembilasan masih beroperasi. Setelan asli dilanjutkan setelah delapan jam, jadi cukup tekan tombol sebelum berangkat kerja di pagi hari dan yakinlah Anda akan menghemat konsumsi energi sepanjang hari.

3) Cermin pintar

Cermin pintar telah ada sejak lama dan dapat bervariasi fungsinya. Beberapa di antaranya dapat membantu menyesuaikan pencahayaan atau pemanas, waktu tampilan, atau bahkan memutar video sehingga Anda dapat mengalirkan berita sambil menjalani rutinitas pagi. Yang lain memberi Anda kendali atas sistem rumah Anda seperti melihat rekaman keamanan, menyesuaikan lampu atau bahkan membuka pintu, semua tanpa harus meninggalkan kamar mandi. Tentu saja, salah satu kegunaan potensial yang paling membantu tidak diragukan lagi adalah streaming video make-up di YouTube sambil duduk di depan cermin.

4) Smart showers

Jika Anda tertarik pada pengalaman mandi yang mewah, Head Shower American Standard SPECTRA eTouch memiliki fitur teknologi pertama di industri yang memungkinkan pengguna untuk mengubah fungsi semprotan dengan sentuhan perlengkapan itu sendiri, atau pada remote yang nyaman. Ini adalah langkah maju bagi setiap pengguna dalam keluarga, karena pengaturan kepala pancuran dapat dengan mudah disesuaikan untuk apa pun mulai dari pijat relaksasi hingga bilas ringan, menggunakan remote control tahan air yang dipasang di dinding dalam radius 3 meter. Ini berarti tidak lagi harus berdiri di atas ujung kaki dan meraih kepala pancuran setiap kali Anda ingin beralih di antara 4 fungsi semprotan yang berbeda – Basah, Sensitif, Jet, dan Pijat – membuatnya lebih aman untuk orang tua atau anak-anak juga.

 

Jadi, jika Anda telah memasukkan fitur rumah pintar ke dalam rumah Anda sendiri, mengapa tidak memperluas fitur-fitur ini ke kamar mandi Anda juga? Atau jika Anda adalah tipe orang yang masih memikirkan apakah akan berinvestasi di dalamnya, mungkin ada baiknya untuk mempertimbangkan memulai dengan beberapa fitur pintar sederhana di kamar mandi. Bagaimanapun, manfaat kamar mandi pintar tidak hanya berhenti pada kenyamanan dan kemudahan, tetapi juga meluas ke keberlanjutan dan keamanan. Apa lagi yang bisa kita minta dari kamar mandi kita?