Tips Memilih Cat Tembok Interior yang Sehat dan Berkualitas

RumahCom – Warna cat tembok interior bisa memengaruhi psikologis,  suasana hati, hingga kondisi kesehatan  penghuni rumah. Karena itu memilih produk cat dan memberikan sentuhan warna yang tepat pada tembok rumah, bisa membuat Anda nyaman dalam beraktivitas maupun beristirahat bersama keluarga. Salah satunya ditentukan dalam pemilihan produk cat untuk kebutuhan interior.

Read more

Kelebihan & Kekurangan Bata Merah, Batako, Batu Kapur, dan Bata Ringan

Dinding adalah bagian bangunan yang sangat penting perannya bagi suatu konstruksi bangunan. Dinding membentuk dan melindungi seluruh isi bangunan baik dari segi konstruksi maupun dari segi artistik bangunan. Bahan mentah pembuatan dinding bangunan dibedakan atas :

Dinding batu bata merupakan dinding yang paling banyak digunakan dalam pembangunan gedung baik gedung sederhana, perumahan, atau gedung berukuran besar. oleh karena itu dinding batu bata mempunyai seni tersendiri dalam sistem pemasangannya.

1. Dinding Batu Bata/Bata Merah
Batu bata adalah bata yang dibuat dari tanah yang dicetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi benar-benar kering, mengeras dan berwarna kemerah-merahan. Tanah yang digunakan pun bukanlah sembarang tanah, tapi tanah yang agak liat sehingga bisa menyatu saat proses pencetakan. Karena itulah, rumah yang dindingnya dibangun dari material bata merah akan terasa lebih nyaman dan adem. Selain lebih kuat dan kokoh serta tahan lama, sehingga jarang sekali terjadi keretakan dinding yang dibangun dari material bata merah.

Contoh penggunaan batu bata

Material ini sangat tahan terhadap panas sehingga dapat menjadi perlindungan tersendiri bagi bangunan Anda dari bahaya api. Tidak semua tanah liat bisa digunakan, hanya yang terdiri dari kandungan pasir tertentu. Bata merah umumnya memiliki ukuran panjang 17-23 cm, lebar 7-11 cm, tebal 3-5 cm. Ukurannya yang kecil memberikan kemudahan dalam hal pengangkutan,sangat bisa digunakan untuk membentuk bidang kecil,murah harganya,mudah pula mendapatkannya.

Bahan baku yang dibutuhkan untuk memasang dinding bata merah adalah semen dan pasir ayakan. Saat pemasangan tidak memerlukan perekat khusus, untuk dinding kedap air diperlukan campuran 1:2 atau 1:3 (artinya 1 takaran semen dipadu dengan 3 takaran pasir yang sudah diayak). Sedangkan untuk dinding yang tidak harus kedap air dapat menggunakan perbandingan 1:4 hingga 1:6.

Spesifikasi Bata Merah:
• Berat jenis kering : 1500 kg/m3
• Berat jenis normal : 2000 kg/m3
• Kuat tekan : 2,5 – 25 N/mm² (SII-0021,1978)
• Konduktifitas termis : 0,380 W/mK
• Tebal spesi : 20 – 30 mm
• Ketahanan terhadap api : 2 jam
• Jumlah (kebutuhan) bata merah per 1 m2 : 30 – 35 buah tanpa construction waste

Kelebihan Bata Merah:

  • Kedap air, sehingga jarang terjadi rembesan pada tembok akibat air hujan
  • Tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang.
  • Ukurannya yang kecil memudahkan untuk pengangkutan.
  • Mudah untuk membentuk bidang kecil
  • Murah harganya
  • Mudah mendapatkannya
  • Perekatnya tidak perlu yang khusus.
  • Tahan Panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api.

Kekurangan Bata Merah:

  • Sulit untuk membuat pasangan bata yang rapi
  • Menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, sehingga suhu ruangan tidak dapat dikondisikan atau tidak stabil.
  • Cenderung lebih boros dalam penggunaan material perekatnya.
  • Kualitas yang kurang beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih banyak.
  • Karena sulit mendapatkan pasangan yang cukup rapi, maka dibutuhkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata.
  • Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding lainnya.
  • Berat, sehingga membebani struktur yang menopangnya.
  • Bata merah menimbulkan beban yang cukup besar pada struktur bangunan.

2. Dinding Batu Kapur
Dinding ini banyak digunakan dipedasaan, rumah rakyat, pagar pembatas, atau rumah sederhana.

Dinding batu kapur

Kelebihan menggunakan batu kapur
  • Harga dinding batu kapur sangat murah
  • waktu pemasangan cepat dan memerlukan sedikit adukan semen-pasir
  • bila sudah diplester dinding ini tidak terlihat dari tanah atau kapur
Kekurangan menggunakan batu kapur
– Dinding ini memerlukan kolom praktis setiap 2.5 m
3. Dinding Batako
Material dinding dari batako ini umumnya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak padat atau dipress. Selain itu ada juga yang membuatnya dari campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan kini juga beredar batako dari campuran semen, pasir dan batubara.
Dengan bahan pembuatan seperti yang telah disebutkan, batako memiliki kelemahan yaitu kekuatannya lebih rendah dari bata merah, sehingga cenderung terjadi keretakan dinding, terutama jika bagian kosong-nya tidak diisi dengan adukan spesi.

Pasangan dinding batako

Pemakaian material batako untuk dinding juga membuat bangunan lebih hangat bahkan cenderung pengap dan panas, tidak seperti bata merah yang terbuat dari material tanah. Batako atau Bata press dalam 1 m2 biasanya cenderung lebih ringan daripada bata merah. Teksturnya pun terlihat lebih halus, dan ukurannya lebih presisi jika dibandingkan bata merah.
Ukuran batako press pada umumnya adalah panjang 36-40 cm, tebal 8-10 cm, dan tinggi 18-20 cm. Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan 15 buah batako press. Biasanya batako press dipilih untuk memperingan beban struktur sebuah bangunan, mempercepat pelaksanaan, dan meminimalisasi sisa material yang terjadi pada saat proses pemasangan dinding.
Bahan baku yang digunakan untuk pemasangan batako pres adalah mortar yang komposisinya adalah semen (PC) dan pasir ayak.
Spesifikasi Batako Press:
• Berat jenis kering (?) : 950 kg/m3
• Berat jenis normal (?) : 1000 kg/m3
• Kuat tekan : 5,5 N/mm²
• Konduktifitas termis : 0,339 W/mK
• Tebal spesi : 20 – 30 mm
• Ketahanan terhadap api : 4 jam
• Jumlah (kebutuhan) batako press per 1 m2 : 20 – 25 buah tanpa construction waste
Kelebihan Dinding Batako Press:
  • Tiap m2 pasangan tembok, membutuhkan lebih sedikit batako jika dibandingkan dengan menggunakan batu bata, berarti secara kuantitatif terdapat suatu pengurangan.
  • Pembuatan mudah dan ukuran dapat dibuat sama.
  • Ukurannya besar, sehingga waktu dan ongkos pemasangan juga lebih hemat.
  • Khusus jenis yang berlubang, dapat berfungsi sebagai isolasi udara.
  • Apabila pekerjaan rapi, tidak perlu diplester.
  • Lebih mudah dipotong untuk sambungan tertentu yang membutuhkan potongan.
  • Sebelum pemakaian tidak perlu direndam air.
  • Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
  • Pemasangan lebih cepat.
  • Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9 – 12 m2.
Kekurangan Dinding Batako Press:
  • Mudah terjadi retak rambut pada dinding.
  • Mudah dilubangi dan mudah pecah karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya.
  • Kurang baik untuk insulasi panas dan suara.
4. Dinding Bata Ringan (Hebel atau Celcon)
Banyak di antara kita yang mengenal jenis batu ini, bata ringan atau sering disebut hebel atau celcon dibuat dengan menggunakan mesin pabrik. Bata ini cukup ringan, halus dan memilki tingkat kerataan yang baik. Bata ringan ini diciptakan agar dapat memperingan beban struktur dari sebuah bangunan konstruksi, mempercepat pelaksanaan, serta meminimalisasi sisa material yang terjadi pada saat proses pemasangan dinding berlangsung. Kemudian pertanyaan yang beredar dimasyarakat tentunya adalah apakah bata ringan sudah bisa menggantikan bata merah baik tinjauan dari harga, kekuatan, kemudahan mendapatkannya, motode pemasangan dan lain-lain. Agar lebih dalam, mari kita bedah satu-satu agar kita bisa mengetahui kelebihan dan kelemahan masing-masing.
Bata hebel/celcon dibuat dengan mesin di pabrik. Dinding bata hebel/celcon adalah bahan bangunan pembentuk dinding yang mutu kualitasnya tinggi. Penjualan bata jenis ini tidak ada pada agen atau toko material. Melainkan harus memesan terlebih dahulu.

Pasangan bata ringan

Ukuran pada umumnya adalah: panjang 60 cm, tinggi 20 cm dengan ketebalan antara 8 cm -10 cm. Campuran atau komposisi bahannya terdiri dari pasir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, air, dan alumunium pasta sebagai bahan pengembang (pengisi udara secara kimiawi). Setelah adonan tercampur sempurna, nantinya akan mengembang selama 7-8 jam. Untuk pemasangan pada dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan 8 buah bata ringan.
Pemasangan bata ringan ini cukup mudah, bisa langsung diberi acian tanpa harus diplester terlebih dahulu dengan menggunakan semen khusus. Semen khusus hanya perlu diberi campuran air. Namun pemasangan bata ringan juga dapat menggunakan pasir dan semen seperti pemasangan pada batako, bata press dan bata merah.
Spesifikasi Bata Ringan:
• Berat jenis kering : 520 kg/m3
• Berat jenis normal : 650 kg/m3
• Kuat tekan : > 4,0 N/mm2
• Konduktifitas termis : 0,14 W/mK
• Tebal spesi : 3 mm
• Ketahanan terhadap api : 4 jam
•  Jumlah (kebutuhan) bata ringan per 1 m2 : 8 – 9 buah tanpa construction waste.
Kelebihan Bata Ringan:
  • Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.
  • Tidak memerlukan siar yang tebal sehingga menghemat penggunaan perekat.
  • Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur.
  • Pengangkutannya lebih mudah dilakukan.
  • Pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.
  • Tidak diperlukan plesteran yang tebal, umumnya ditentukan hanya 2,5 cm saja.
  • Kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
  • Mempunyai kekedapan suara yang baik.
  • Kuat tekan yang tinggi.
  • Mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi.
Kekurangan Bata Ringan:
  • Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran tanggung, membuang sisa cukup banyak.
  • Perekatnya khusus. Umumnya adalah semen instan, yang saat ini sudah tersedia di lapangan.
  • Diperlukan keahlian khusus untuk memasangnya, karena jika tidak dampaknya sangat kelihatan.
  • Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan waktu yang lebih lama dari bata biasa.
  • Harga relatif lebih mahal daripada bata merah.
  • Agak susah mendapatkannya, hanya toko material besar yang menjual bata ringan ini.
  • Penjualannya pun dalam volume (m3) yang besar.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa masing-masing bahan memiliki kelebihan dan kekurangan. Batako press adalah jenis material penutup dinding yang paling ringan dan ekonomis berdasarkan tinjauan biaya, namun memiliki kekurangan seperti tidak terlalu baik meredam suara. Sementara batu bata konvensional cukup berat sehingga secara tidak langsung mempengaruhi load factor dari struktur bangunan. Sementara bata ringan memiliki keuntungan diantaranya pekerjaan lebih rapih dan presisi, tidak memerlukan banyak mortar untuk spesinya namun harganya relatif lebih mahal dibandingkan batako dan batu bata biasa.
Sumber: birobangunan.com dan http://architectaria.com/

Mencegah dan Mengatasi Bak Cuci Piring Yang Tersumbat

Bagi anda yang mempunyai bak cuci piring yang menyatu dengan kitchen set biasanya dibuat pusing jika saluran pembuangannya tersumbat sehingga air pembuangan tidak bisa mengalir dengan lancar. Hal ini diakibatkan oleh kotoran limbah dapur yang nyangkut di instalasi pipa pembuangan, untuk itu sebelum anda membangun tempat cuci piring yang menyatu dengan kitchen set sebaiknya membuat perencanaan yang matang.

Ada beberapa tips dan trik agar saluran pembuagan cuci piring anda tidak tersumbat, diantara:

1. Ukuran pipa pembuangan
Lubang pembuangan dari bak cuci piring rata-rata ukurannya 1″ sehingga biasanya pengguna menyambungkan langsung dengan pipa ukuran yang sama, ini akan mengundang mudahnya saluran tersumbat karena keterbatasan diameter pipa, sebaiknya anda menggunakan pipa yang lebih besar yaitu pipa dengan ukuran 2″. karena dari bak cuci piring ukuran pembuangannya hanya ukuran 1″ anda bisa sambung dengan pipa sambungan 1″ ke 2″

2. Terlalu Banyak Belokan
Kotoran yang menyumbat saluran pembuangan dari bak cuci piring biasanya berada di sekitar belokan, sehingga buatlah sedemikian rupa agar belokan tidak terlalu banyak.

3. Rajin membersihkan saringan
Pada bak cuci piring biasanya terdapat saringan yang menyaring kotoran agar tidak masuk ke instalasi pembuangan, rajin-rajinlah anda membersihkan saringan ini, dan lakukan pergantian saringan dengan rutin.

4. Jangan membuang ampas kopi
Karena ampas kopi ukurannya sangat kecil, biasanya lolos dari saringan di bak cuci piring, tetapi ampas kopi adalah biang utama penyebab tersumbatnya saluran pembuangan, sehingga jangan sekali-kali anda membuang ampas kopi ke saluran pembuangan.

5. Cairan anti sumbat
Jika pipa pembuangan anda terlanjur tersumbat, cara mengatasinya anda bisa menggunakan cairan yang banyak dijual di toko-toko pembangunan, baca petunjuk pemakaiannya dan ikuti semua langkah-langkahnya, jika kotorannya masih membandel anda bisa memasukkan selang ke saluran pembuangan dan aliri dengan air yang bertekanan tinggi.

sumber: http://tabloidrumahidaman.blogspot.com

Teknik Acian Yang Benar dan Berkualitas

Salah satu penyebab tembok retak adalah kualitas acian yang kurang sempurna. Mencegah tembok retak adalah biayanya lebih murah dari pada anda memperbaiki, untuk itu kualitas tembok harus mendaptkan perhatian, mulai dari bahan materialnya dan pekerjaannya.

Meski terkesan mudah dan sederhana, hasil pengacian pada dinding tidaklah sebagus yang kita kira. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, Anda harus memperhatikan proses-nya langkah demi langkah dengan cermat.

Poin pertama acian dinding yang harus Anda perhatikan adalah plesteran pada dinding rumah yang akan Anda aci. Aplikasi acian sangat tergantung dari kualitas plesteran. Kualitas plesteran yang baik akan menghasilkan acian dinding tembok rumah yang baik pula.

Plesteran harus rata dan halus sehingga akan menghemat bahan acian dinding. Jika pasir yang digunakan untuk plesteran mengandung lumpur terlalu tinggi, maka akan terjadi penyusutan sehingga plesteran akan retak yang berakibat retak dinding tembok rumah.

Untuk itu sebelum dilakukan acian, plesteran harus kering dan tidak terjadi lagi penyusutan. Seharusnya acian dinding dilakukan pada plesteran berumur 2-3 minggu untuk dinding dalam sedangkan untuk dinding luar bisa lebih cepat (2 minggu). Apabila acian terlalu cepat dilakukan maka dapat menimbulkan retak pada acian.

Jika dinding bata sangat basah pada saat dilakukan plesteran, maka air akan terperangkap sehingga diperlukan waktu lama untuk mengeluarkan air tersebut. Sebaliknya permukaan plesteran yang kering juga berpengaruh buruk terhadap hasil acian.

Sebelum melakukan acian, basahi dulu permukaan plesteran dengan air. Hal tersebut penting untuk menghindari agar acian atau white mortar tidak terlalu cepat kering. Semen pada white mortar sangat membutuhkan air untuk proses hidrasi. Jika acian terlalu cepat kering maka hasil acian akan lunak dan permukaan acian akan berdebu.

Apabila waktu yang dibutuhkan dari selesai penghamparan acian sampai acian dapat dipoles sekitar 20-30 menit, maka kelembaban plesteran cukup. Tetapi apabila kurang dari 20 menit berarti plesteran terlalu kering, dan apabila lebih dari 30 menit berarti plesteran terlalu lembab.

Tebal acian juga mempengaruhi kulitas hasilnya. Tebal acian seharusnya adalah 1-3 mm. Jika kurang dari 1 mm akan mengering terlalu cepat. Apabila lapisan pertama kurang dari 1 mm maka sebelum lapis pertama tersebut kering harus dilakukan lapis berikutnya sampai minimal 1 mm.

Apabila pada plesteran terdapat banyak lubang maka satu hari sebelum dilakukan acian, lubang – lubang tersebut harus ditutup. Apabila tebal acian lebih dari 3 mm, maka harus dilakukan dua lapis. Biarkan lapisan pertama kering selama beberapa hari baru dilakukan lapisan berikutnya.

sumber: http://tabloidrumahidaman.blogspot.com

Promo Bulan Maret 2019

Memasuki Bulan Maret 2019, Trans Home kembali memanjakan pelanggan dengan hadiah dan diskon yang menarik. Untuk pembelian dengan nominal tertentu, kami memberikan poin dan diskon kepada para pelanggan. Kami juga masih memberikan voucher potongan kepada pelanggan setia yang berulang tahun di Bulan Maret. Segera kunjungi Trans Home, manfaatkan kesempatan ini, dan dapatkan harga menarik untuk produk-produk sanitari, keramik & granite, peralatan rumah tangga, dan bahan bangunan berkualitas lainnya. Ada diskon, ada poin, dan ada voucher potongannya. Di mana lagi selain di Trans Home.

 

6 Tips Membangun Atap Rumah Bebas Bocor

Atap bocor sering menjadi masalah langganan sebagian besar orang saat musim hujan, apalagi kondisi cuaca di saat ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Penyebab kebocoran atap pun beragam.

Misalnya, atap bocor bukan cuma karena ada yang bolong. Bisa juga karena kemiringan atap yang kurang curam, pemasangan genting yang kurang baik, permasalahan talang air, celah di bubungan atap, atau sampah di atap.

Jangan biarkan masalah ini menambah stres Anda. Solusinya, bangun atap rumah yang baik. Ini tipsnya.

Perhatikan Kemiringan atap

Kemiringan atap tidak boleh terlalu landai, batasnya 25 derajat- 40 derajat. Kemiringan atap yang sesuai akan mampu menangkal air hujan yang tertiup angin kencang, sehingga meminimalisasi bocor dan dinding rembes.

Kemiringan lebih dari 40 derajat berpotensi membuat genting merosot. Jika desain atap mengharuskan dibuat curam lebih dari 40 derajat, genting harus dipaku, atau gunakan jenis atap sirap yang tidak mudah jatuh.

Gunakan Pelapis Atap

Gunakan pelapis atap berupa plastik atau alumunium foil di bagian bawah genting. Hal ini dapat membantu air yang masuk ke celah atap mengalir ke arah talang. Biasanya hal ini dilakukan setelah adanya genting yang pecah.

Cek Rutin Rangka Atap

Pastikan rangka atap dalam kondisi baik. Lakukan pengecekan rutin pada bagian plafon. Jika ditemukan kayu yang sudah mulai lapuk sebaiknya segera ganti dengan kayu baru.

Kayu yang lapuk bisa menyebabkan genteng jatuh dan bocor. Rusaknya rangka atap juga membahayakan keselamatan pemilik rumah, apalagi jika diguyur hujan terus menerus.

Perhatikan Bubungan Atap

Bubungan atap jangan dibuat terlalu tinggi sebab akan rentan keretakan. Anda harus rutin mengecek bagian ini terutama saat musim hujan.

Keretakan kecil saja semisal 1cm dapat menjadi sumber kebocoran atap. Jika ada keretakan segera perbaiki dan tambal dengan bahan pelapis kedap air, bahan yang terbaik adalah yang terdiri dari 2 komponen yaitu berbasis acrylic dan berbasis semen, aditif, dan filler. Bahan ini sangat cocok untuk digunakan pada permukaan yang sering terpendam air. Jika retak besar, segera ganti dengan yang baru.

Talang Atap

Pilih ukuran dan bentuk talang yang sesuai dengan debit dan jumlah air. Minimalisasi adanya sambungan pada talang yang bisa meningkatkan potensi kerusakan dan kebocoran.

Gunakan jasa tukang talang yang berpengalaman. Bersihkan talang secara rutin agar tidak ada sampah menumpuk yang dapat menghambat saluran air.

Lapisi Atap Dak beton

Pastikan seluruh permukaan dak beton dilapisi dengan water block. Perhatikan juga derajat kemiringan, pastikan kemiringan mengarah ke talang air yang ada.

sumber: https://www.rumah.com

Karakteristik Keramik dan Granite

Apakah Anda termasuk yang bingung membedakan antara granite dan keramik? Granite disini maksudnya bukanlah batu alam melainkan “monoporosa” , istilah lain dari “single fired tile”. Keramik dan granite/monoporosa selintas terlihat serupa tapi sebenarnya tak sama. Keduanya merupakan pelapis lantai dan dinding yang dibuat oleh manusia (artifisial), bukan hasil buatan alam. Terkadang pemilihan pelapis lantai/dinding didasarkan hanya dari merek atau motifnya saja dan bukan dari jenis atau karakteristiknya masing-masing. Memang motif atau desain antara keramik dan granit sangatlah mirip begitupun ukurannya. Akan tetapi ada beberapa hal yang menjadikan mereka berbeda.

Yang pertama, karakteristik dari proses pembuatannya.

Keramik merupakan “body” (badan keramik yang terbuat dari campuran tanah liat, batu, kapur, dll) yang diberi glaze” (pelapis body keramik yang menjadikan permukaannya tidak kasar)Motif keramik dicetak di atas glaze lalu nantinya keramik yang sudah dicetak akan melalui proses pembakaran agar “matang” dan siap dipakai.

Bagian depan keramik ukuran 40×40

Body atau badan keramik yang digunakan akan selalu sama berwarna merah atau putih (tergantung dari bahan dasarnya), akan tetapi desain/motifnya bisa berbeda-beda sesuai dengan pesanan atau kebutuhan. Keramik disebut pula sebagai “double fired tile” karena terjadi 2 kali pembakaran saat pembuatannya, yang pertama setelah body di-press dan masih “telanjang” dan yang kedua setelah body diberi glaze dan desain motif.

Untuk aksesorisnya biasanya disebut “third firingtile” karena terjadi proses pembakaran lagi pada waktu  keramik itu dibuat. Sebenarnya terkadang dapat terjadi lebih dari 3 kali pembakaran, karena pembuatannya yang rumit, penggunaan material yang lebih bervariasi dan prosesnya yang memakan lebih banyak waktu maka harga keramik aksesoris biasanya jauh lebih mahal.

Sedangkan granit merupakan body yang sudah diberi pewarna lalu di-press(dicetak), dan langsung dibakar makanya disebut single fired tile atau sekali bakar. Hal ini yang menyebabkan warna body belakang granit sama dengan bagian depannya (bagian motif/desain). Bila motifnya berwarna hitam dan berbintik putih maka body belakangnya pun demikian. Begitupun bila motifnya berwarna merah atau putih.

Granit ukuran 60×60 bagian depan

body belakang granit sama warna dan motifnya dengan bagian depan

Dalam pembuatannya, granit jarang menggunakan desain. Motifnya didapat dari campuran/kombinasi warna saja. Maka itulah kebanyakan dari motif granit biasanya polos atau hanya berupa bintik-bintik, tidak seperti keramik yang lebih bervariasi.

Yang kedua, karakteristik dari fisiknya.

Seperti sudah disebutkan di atas, biasanya keramik ber-body merah atau putih. Bodymerah ini berarti tingkat penyerapan airnya lebih besar atau pori-pori pada body tersebut lebih besar bila dibandingkan dengan keramik body putih. (Karena hal inilah maka pada saat aplikasi, keramik body merah harus direndam terlebih dahulu sebelum dipakai, sedangkan keramik body putih tidak perlu lagi).

Pada bagian sisi keramik biasanya terdapat sisa-sisa glaze, dan untuk keramik yang tidak dipotong/uncut biasanya terdapat “window frame” (garis berwarna putih yang tidak tertutup desain sepanjang sisi keramik). Permukaan keramik juga biasanya sedikit bergelombang atau istilah yang biasa kami gunakan adalah “wavy”. Hal ini karena pada saat produksi, proses pemberian glaze yang berupa cairan terkadang tidak menyebar secara merata.

sisi keramik uncut yang agak cembung

Ada keramik yang melalui proses “cutting” (pemotongan) dan “uncut” (tidak dipotong). Keramik cutting biasanya lebih siku dan ukuran satu sama lainnya lebih presisi karena dipotong lagi dengan mesin. Cirinya adalah bagian sisi permukaannya berbentuk siku atau rata. Sementara keramik uncut pada bagian sisi permukaannya terlihat cembung atau melengkung.

Untuk granit, pada bagian sampingnya Anda bisa melihat bahwa desainnya serupa dengan bagian depannya.

Permukaan granit biasanya lebih rata dan tidak bergelombang karena dipoles dengan mesin. Kebanyakan granit adalah cutting tile atau sisi-sisinya dipotong agar siku dan presisi ukurannya. Hal inilah yang menyebabkan penampilan granit bisa lebih bagus, dan pada aplikasinya juga bisa rapat satu dan lainnya sehingga nat-nya bisa lebih tipis/kecil.

Yang ketiga, karakteristik dari kekuatannya.

Bila dibandingkan kekuatan terhadap benturan dan gesek antara keramik dan granit maka granit-lah pemenangnya. Sifat granit lebih keras dan hasil press-nya mengalahkan keramik yang bobotnya lebih ringan dan hanya memiliki glaze tipis sehingga setelah sekian lama, motif keramik bisa habis terkikis.

 Tetapi keramik lebih tahan terhadap noda dibandingkan dengan granit. Beberapa jenis granit yang permukannya licin/mengkilap justru membuatnya semakin tidak tahan noda, karena pori-pori permukaannya menjadi terbuka karena proses pemolesan.Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa body depan dan belakang granit sama desainnya, tetapi bagian depan permukannya yang licin dan mengkilap diperoleh dari hasil polesan mesin.

Nah, setelah mengetahui beberapa hal mengenai karakteristik granit dan keramik, semoga Anda bisa lebih mudah memilih jenis pelapis lantai/dinding mana yang akan Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Sekarang Anda pun tahu alasannya mengapa harga mereka berbeda. Selamat memilih.

sumber: https://jumpinjack8.wordpress.com

Tips Merancang Taman Tropis di Rumah Anda

model taman minimalis

Taman merupakan tempat yang pas untuk bersantai. Baik untuk Anda pribadi maupun bersantai bersama Keluarga.

Sebuah Hunian tanpa taman akan membuat suasana rumah terasa gersang dan pengap. Walaupun hanya tanaman pot, ini dapat memberi unsur kehidupan pada hunian.

Bagi masyarakat Indonesia yang memiliki iklim tropis tentu sangat beruntung karena kondisi cuaca apapun tetap bisa menanam tanaman dan bisa tumbuh subur.

Bahkan dengan lahan yang sangat terbatas sekalipun.

Lalu, bagaimana caranya memiliki taman yang indah dengan lahan yang sempit dan terbatas ini ?

Tentunya untuk merancang atau membuat sesuatu harus mempunyai rencana dan konsep terlebih dahulu.

Nah, selanjutnya hal yang perlu Anda lakukan hanya menyisakan sedikit tempat untuk dijadikan taman yang indah dan memiliki konsep yang bisa menyegarkan udara rumah Anda.

Karena, Selain memperindah suasana rumah Anda, Taman Tropis juga bisa memperlancar sirkulasi udara,memproduksi udara segar, serta menyejukkan rumah.

jika dikaitkan dengan logikanya,ketika Anda berkunjung ke pegunungan dan wisata alam lainnya,apakah perasaan Anda merasa tentram dan lebih tenang ?

Pastinya, karena konsep dari taman tropis itu sendiri lebih mengedepankan rasa nyaman dan nuansa sejuk yang bisa dirasakan langsung.

Manfaat ini dapat dirasakan oleh seluruh penghuni rumah maupun tamu yang berkunjung ke rumah Anda. Tentu ini bisa juga memberikan efek positif untuk suasana rumah Anda.Taman tropis ini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka.

Dan jangan heran, dengan alasan ini lah konsep ini juga banyak di pakai oleh hotel, restaurant dan cafe sekalipun.

Dalam membuat taman tropis yang eksotis di rumah, Anda perlu memperhatikan beberapa hal sebagai aspek penunjangnya.

Menentukan konsep taman minimalis anda

taman tropis

Dalam membuat taman Anda tidak boleh melupakan konsep utamanya. Anda menampilkan kesan Elegan, simpel maupun hangat pada taman Anda.

Namun, Taman Tropis biasanya identik dengan suasana Hutan, yang dimana semua unsurnya terlihat alami.

Buatlah taman Anda dengan unsur Hutan yang Alami dan hangat yang disesuaikan dengan iklim tropis. Pemilihan konsep taman juga dapat disesuaikan dengan tipe rumah tinggal Anda .

Pemilihan jenis tanaman

tanaman

Anda perlu memperhatikan Jenis tanaman untuk Taman Anda. Membangun taman tropis diperlukan komponen yang habitatnya di alam tropis.

Ikim tropis sekitar 30 derajat celcius dan ukuran ini dirasa pas untuk pertumbuhan taman tropis.

Anda dapat menggunakan beberapa tanaman tropis seperti palem, yang mana sangat popular sebagai tanaman tropis yang banyak digunakan untuk taman.

Anda dapat memilih jenis palem kipas bahkan jenis palem Lili yang besar di Taman.

Untuk menambah kesan tropis, Anda juga dapat menambahkan beberapa bunga yang cerah seperti: Bugenvil, lantana,mawar dan masih banyak jenis tanaman yang cocok untuk Anda tanam di rumah.

Jenis Tanah

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan dalam merancang taman Anda yaitu jenis tanah. Keadaan tanah sangat mempengaruhi unsur – unsur pertumbuhan tanaman Anda. Dengan adanya kompos, tanah liat yang berat dan pasir merupakan pilihan terbaik untuk taman Anda. Mengetahui dan memiliki jenis tanah yang baik  merupakan hal yang baik dalam mempertahankan taman tropis Anda.

Tentukan letak taman yang cocok untuk rumah Anda

Anda perlu meletakkan di tempat yang tepat untuk Taman. Karena tata letak taman juga hal penting untuk diperhatikan. Anda dapat meletakkan di belakang, di depan, di balkon, disamping rumah hahkan pada atap (roof) rumah Anda. Maka tatalah taman Anda, sehingga anda merasa semakin nyaman menikmati keindahannya.

Tambahkan  elemen Air di taman Anda

air mancur

Elemen air sering dihadirkan untuk mempermanis taman. Anda dapat memberikan kolam maupun sekedar tanaman air. Kehadiran elemen air dapat membuat taman terkesan lebih alami.

Apalagi pada taman tropis, elemen air memang diharuskan. Kelengkapan kehadiran air dapat berupa kolam, air mancur, atau air terjun mini sebagai pemanis taman Anda.

Terkadang, pemilihan konsep dan jenis elemen air kurang serasi. Sehingga keindahan taman kurang optimal. Maka, perlu pertimbangan matang sebelum membuat elemen air di taman tropis Anda.

Demikian tips rancangan Taman Tropis di rumah Anda. untuk merancang yang eksotis dan indah diperlukan pertimbangan dan rencana yang matang. Unsur “Hommy” akan memberikan kenyamanan pada Anggota Keluarga dan Tamu Anda yang berkunjung.

sumber: https://www.lifull-jasa.id/

Kelebihan dan Kekurangan Jenis Atap Rumah

Selain menambah keindahan rumah dan melindungi isi rumah dari panas dan hujan, pemilihan atap juga memiliki peranan penting dalam membangun rumah bahkan sangat krusial. Kenapa ?

Seperti halnya tembok , atap rumah merupakan salah satu fondasi rumah yang dimana harus memiliki sifat ketahanan yang tinggi untuk melindungi rumah dari teriknya matahari , terpaan hujan yang lebat dan ditambah dengan kondisi cuaca extreme yang dialami oleh Indonesia beberapa tahun belakang ini.

Nah , pada kesempatan kali ini kami akan menuliskan beberapa jenis genteng dan manfaat beserta kekurangannya, agar anda pada saat memilih genteng tidak rugi, dan dapat mengetahui genteng apa yang cocok untuk bangunan anda.

Genteng Asbes

Genteng ini terbuat dari 6 jenis mineral silikat alam. Genteng ini banyak digunakan selain karena harga, pemasangan genteng ini sangat mudah, karena bobotnya yang ringan dan tidak perlu konstruksi gording yang khusus.
genteng asbes

Kelebihan

  • Pemasangan mudah
  • Pemasangan genteng cukup mudah
  • Harga genteng murah

Kekurangan

  • Dikarenakan genteng ini menggunakan partikel yang mudah lepas, maka apabila dihirup oleh kita terlalu sering bisa menyebabkan penyakit kanker paru-paru.

Genteng Kaca

Apabila ada bagian ruangan rumah anda yang ingin mendapat penerangan langsung dari sinar matahari, bisa menggunakan genteng kaca ini.

genteng kaca

Kelebihan

  • Pencahayaan alami
  • Hemat listrik dikarenakan di siang hari tidak perlu listrik untuk penerangan
  • Cocok untuk bentuk rumah minimalis

Kekurangan

  • Harga cukup mahal
  • Genteng ini mudah Pecah jadi harus berhati-hati dalam pemasangannya.

Genteng Aspal

Genteng ini terdiri dari campuran aspal dan bahan kimia lainnya. Ada 2 jenis Genteng aspal, yaitu jenis datar yang bertumpu pada multipleks dan jenis bergelombang.

genteng aspal

Kelebihan

  • Pemasangan mudah
  • Ringan
  • Tahan terhadap air dan api
  • Ada pelindung dari jamur dan anti pudar

Kekurangan

  • Harganya cukup mahal
  • Membutuhkan lapisan waterproof tambahan untuk genteng tidak mudah merembes

Genteng Metal

Pemasangan genteng selain dijajarkan, ada juga genteng yang dipasang memakai skrup. Seperti genteng metal ini untuk pemasangannya menggunakan skrup dikarenakan genteng ini sangat ringan agar tidak terbawa oleh angin.

genteng metal

 

Kelebihan

  • Hemat dikarenakan bentuknya lebar sehingga bisa menutupi atap dengan jumlah yang sedikit.
  • Anti karat
  • Tidak gampang berlumut.
  • Bisa di cat kembali

Kekurangan

  • Pemasangan genteng harus detail, dikarenakan apabila tidak genteng akan terlihat tidak rapih.

Genteng Tanah Liat

Apabila anda bertanya, Jenis Genteng apa yang paling sering dipakai untuk pembangunan rumah? Jawabannya adalah genteng tanah liat. Genteng ini dibuat dengan cara membakar tanah liat yang telah dipress.

genteng tanah liat

Kelebihan

  • Murah
  • Ringan
  • Bahan material kuat sehingga kuat untuk diinjak

Kekurangan

  • Tidak ada anti jamur atau anti lumut
  • Pemasangan harus teliti agar tidak bocor

Demikianlah, jenis-jenis genteng yang bisa kami informasikan , semoga bisa menjadi acuan pada saat anda menentukan genteng apa yang akan dipakai dirumah anda.

sumber: https://www.lifull-jasa.id

Mencegah Pagar Berkarat!

Karat menjadi penyebab utama kerusakan pada pagar besi. Oleh karena itu, pagar besi biasanya dicat agar karat tak mudah tumbuh.

Karat pada pagar besi tumbuh karena adanya reaksi oksidasi. Tiga elemen yang memungkinkan terjadinya reaksi itu adalah air, oksigen, dan garam terlarut. Reaksi oksidasi dari pertemuan tiga bahan ini pada medium besi itulah yang menyebabkan timbulnya karat.

Untuk mencegah besi pagar berkarat, harus dilakukan pemutusan hubungan besi dari ketiga bahan itu. Salah satu jalan praktisnya dengan memberi lapisan cat anti karat pada besi atau logam.

Tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh karat ada bermacam-macam, mulai stadium awal hingga ke tingkat yang dapat menghilangkan bahan besi itu sendiri. Kondisi besi dengan tingkat kerusakan awal masih bisa diperbaiki. Jika sudah pada tingkat hilangnya bahan besi, otomatis harus dilakukan penggantian.

Namun, daripada mengganti keseluruhan atau sebagian besi pagar, cara terbaik adalah mencegah timbulnya karat. Untuk ini, biasanya orang mengecat seluruh permukaan besi pagar. Prosesnya pun harus tepat, sehingga fungsi pengecatan ini maksimal.

Nah, kira-kira begini proses pengecatan yang tepat:

1. Sikat bagian logam (besi) yang berkarat, lalu ampelas hingga bagian tersebut benar-benar bersih.

2. Bila pada permukaan besi masih terdapat kotoran debu dan minyak, bersihkan dengan kain lap kering.

3. Aplikasikan cat besi yang mengandung antikarat. Dengan demikian selain sebagai lapisan cat primer juga sekaligus menjadi top coat atau cat finish yang diformulasikan khusus dalam satu kemasan. Praktis. Selain cat itu tahan cuaca, banyak pilihan warna dekoratif.

4. Jika pengaplikasian tidak memakai cat tersebut, Anda dapat menggunakan cat dasar (cat meni) terlebih dahulu. Tunggulah sampai satu hari, setelah itu baru aplikasikan cat finish.

Nah, melewati proses yang tepat, pagar besi di rumah akan mengkilat dan bertahan lama! Selamat bekerja!

Sumber: Kompas.com/ideonline.co.id

CARA MUDAH MEMBERSIHKAN KOMPOR GAS

Siapa yang tidak memiliki kompor gas. kompor gas saat ini sudah menjadi bagian utama dalam kebutuhan dan fasilitas utama memasak di rumah. kompor gas juga perlu dirawat secara teratur. Manfaatnya banyak. Menjaga dapur dan makanan tetap bersih. Bisa mencegah bau tak sedap sisa makanan dan masakan gosong yang tercecer. Kompor yang bersih terawat akan mampu menyebar panas secara lebih merata di dasar peralatan masak sehingga menghemat bahan bakar dan membantu menjaga keawetan panci.

Perawatan kompor gas tidaklah sesulit atau selama yang dibayangkan. Umumnya, ada tiga bagian kompor gas yang perlu dibersihkan, yaitu bagian ring, bagian tungku api, dan permukaan kompor. Pastikan kompor dalam kondisi dingin sebelum Anda mulai membersihkannya.

Begini cara membersihkan Ring pada kompor gas :

  1. Umumnya, ring yang berupa kerangka tatakan panci pada kompor gas bisa dilepas dari unit kompor sehingga Anda tinggal membersihkannya secara terpisah. Jika ring menyatu dengan unit kompor gas, lepas ring sesuai dengan petunjuk di buku panduan.
  2. Rendam ring di dalam larutan sabun cuci piring cair dan air hangat hingga kotoran yang menempel lepas. Gunakan spons atau sikat cuci piring untuk mengangkat kotoran dan lemak yang melekat.
  3. Angkat ring dari air rendaman dan bilas dengan air biasa, lalu keringkan sambil menunggu bagian-bagian lain pada kompor dibersihkan.

Begini cara membersihkan Tungku Api pada kompor gas :

  1. Hindari penggunaan larutan sabun dan air pada tungku api kompor gas. Jika bagian ini basah berlebihan dan terlalu lembap, api berisiko tidak menyala sempurna.
  2. Gunakan krim pembersih khusus untuk dapur untuk membersihkan tungku api. Oleskan pada tungku api, lalu gosok dengan spons cuci piring atau lap. Gunakan sikat gigi bekas untuk menjangkau bagian-bagian yang sulit. Biarkan krim selama beberapa saat pada kotoran yang melekat erat sebelum menggosoknya.
  3. Anda tidak perlu membilas tungku api yang telah dibersihkan dengan krim pembersih.

Begini cara membersihkan Permukaan pada kompor gas :

  1. Singkirkan sebanyak mungkin kotoran padat yang tidak menempel pada permukaan kompor.
  2. Untuk bagian ini Anda bisa memakai pembersih dapur berupa cairan, seperti Cif Serba Guna. Semprotkan cairan pembersih langsung pada permukaan kompor, lalu seka dengan lap atau spons cuci piring untuk mengangkat kotoran yang menempel.
  3. Pastikan permukaan kompor diseka hingga bersih dan tidak ada bercak-bercak sisa cairan pembersih tertinggal.
  4. Permukaan kompor yang telah dibersihkan tidak perlu dibilas dengan air.

 

Sumber: cleanpedia.com