Cara Cerdas Memilih Water Heater

Untuk kamu yang hobi mandi dengan air hangat, water heater pasti menjadi benda yang sudah tidak asing lagi. Yup, water heater adalah sebuah alat yang dapat memproses air biasa menjadi air hangat. Dulu, water heater hanya bisa digunakan kalangan kelas atas atau mereka yang terbiasa bermalam di hotel-hotel berbintang. Tapi seiring dengan perkembangan zaman, water heater sudah semakin merakyat. Buktinya, water heater tidak hanya digunakan di hotel-hotel keren bintang lima. Supaya nggak salah pilih, yuk kenali dulu perbedaan dari ketiga jenis water heater berikut ini:

  1. Water Heater Tenaga Gas (Gas Water Heater)

Konsep water heater gas ini sebenarnya bisa diumpamakan seperti kompor gas yang dinyalakan untuk memasak air hangat. Bedanya, water heater ini memiliki mesin yang bisa langsung disalurkan ke keran di kamar mandi.

Dibandingkan dengan water heater lainnya, jenis water heater ini dibanderol dengan harga yang paling murah. Tapi perawatannya agak repot karena kamu harus rutin mengganti tabung gas saat gas sudah habis.

  1. Water Heater Tenaga Listrik (Electric Water Heater)

Water heater yang menggunakan tenaga listrik ini bisa dibilang sebagai nenek moyang dari semua jenis water heater yang pernah ada. Water heater listrik ini sudah digunakan selama puluhan tahun. Jika kamu menggunakan alat ini, berarti harus mau harus menerima tagihan listrik ekstra setiap bulannya. Tapi hal itu rasanya wajar karena water heater satu ini terbilang stabil kinerjanya. Water Heater listrik ada 2 macam yaitu yang menggunakan bak penampungan dan yang instan (tanpa bak penampungan)

Water heater jenis ini mampu memberikan panas yang lebih konstan dibandingkan dengan water heater dengan tenaga sinar matahari karena tidak akan terganggu dengan cuaca hujan atau mendung.

  1. Water Heater Tenaga Matahari (Solar Water Heater)

Sesuai namanya, water heater jenis ini memanfaatkan tenaga matahari untuk pengoperasiannya. Keuntungan mememakai water heater jenis ini yaitu kamu tidak perlu membayar biaya listrik atau gas sehingga biaya perawatannya cenderung hemat.

Biaya yang dikeluarkan untuk membeli perangkat ini terbilang yang paling mahal diantara yang lain. Water heater ini juga tidak bisa berfungsi maksimal jika cuaca sedang mendung atau hujan berhari-hari.

Sebelum memilih water heater yang cocok, jangan lupa perhatikan beberapa poin penting mulai dari harga, daya tahan atau durabilitas, biaya perawatan, hingga harga spare part-nya jika suatu saat nanti mengalami kerusakan.

Sumber tulisan : www.indotrading.com

Sumber gambar : www.modena.co.id, www.ariston.com/id/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *