CARA TEPAT MENYIMPAN SISA CAT

Setelah selesai melakukan pengecatan, baik dikerjakan sendiri ataupun oleh tukang, biasanya ada cat yang tersisa. Jika masih ada sisa cat di atas setengah kaleng, rasanya sayang untuk membuangnya, bukan? Nah ini tips untuk menyimpan cat agar bisa digunakan lagi.

  1. Bersihkan tepi mulut kaleng dari sisa cat.
  2. Bentangkan dan tutupi mulut kaleng dengan lembaran plastic wrapPlastic wrap ini berfungsi sebagai paking atau segel supaya udara tidak masuk. Lembaran plastic wrap ini juga menghindari terjadinya korosi karat akibat kontak logam dengan logam antara kaleng dengan tutupnya.
  3. Pasang kembali tutup kaleng cat. Tekan kuat sehingga tertutup rapat, tidak miring sebagian.
  4. Hindari memukul tutup kaleng dengan palu supaya tepiannya tidak penyok dan membuka celah bagi masuknya udara. Jika sulit ditutup, gunakan palu karet untuk memukul tepian tutup kaleng agar lebih rapat.
  5. Beri keterangan pada tutup kaleng dan body kaleng: nama warna dan nama ruangan tempat cat tersebut digunakan. Hal ini memudahkan pencarian saat kita memerlukan perbaikan minor atau touch-up. Dengan memberi nama di kaleng dan tutupnya, dapat mencegah tertukarnya tutup kaleng dengan kaleng lainnya.
  6. Simpan di tempat yang sejuk, kering dan tidak terkena sinar matahari.
  7. Beberapa orang menyarankan untuk menyimpan kaleng sisa cat ini dengan posisi terbalik supaya udara tidak dapat masuk sama sekali. Tetapi rupanya ada lapisan tipis yang terbentuk pada bagian dasar cat yang saat dibalik, akan berada di atas permukaan cat. Lapisan ini akan menyebabkan perubahan warna pada cat.

Nah mudah kan sobat Transhome, selamat mencoba.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *