Posts

Masalah Yang Muncul Pada Penggunaan Batu Alam

Saat ini penggunaan batu alam terus mengalami peningkatan. Material ini sering dipakai untuk proses finishing atau menutup beberapa bagian terutama dinding dengan tujuan agar tampilannya terlihat lebih indah, menarik dan alami. Tampilan yang natural sekarang ini sedang menjadi trend dan banyak disukai orang. Meski mampu menghasilkan kesan yang lebih cantik namun penggunaan batu alam kadangkala bisa menimbulkan masalah. Beberapa masalah yang paling serung muncul pada penggunaan batu alam antara lain adalah karena batu alam punya pori-pori atau lubang yang lebih besar. Jadi tampilannya cepat kusam dan lumut sering tumbuh di tempat tersebut, apalagi jika tidak dirawat dengan rajin serta tidak memakai cara yang benar.

Penggunaan Coating Pada Batu Lunak

Beberapa jenis batu alam yang sifatnya tidak terlalu keras dan cenderung lunak biasanya lebih gampang menyerap cairan dan air, maka jenis batu seperti inilah yang paling sering mendapatkan masalah seperti yang telah disebutkan di atas. Oleh sebab itu agar masalah ini tidak terlalu sering terjadi, sebaiknya batu alam tersebut diberi lapisan atau coating khusus anti lumut dan jamur.

Kemudian untuk batu alam yang sifatnya lebih keras dan kuat, memang punya ukuran pori-pori yang lebih kecil. Meski demikian kemungkinkan terjadinya serangan lumut tetap ada. Dan bukan itu saja, batu alam ini juga lebih mudah pudar warna dan keindahannya terutama jika diletakan di luar ruang atau eksterior.

Karena ada di luar sehingga lebih sering terkena sinar matahari yang menyengat serta air hujan yang turun. Jadi selain diberi lapisan anti lumut juga harus diberi coating khusus agar warnanya bisa dapat perlindungan. Disarankan coating ini terus dilakukan minimal setiap satu hingga dua tahun sekali. Jenis batu alam yang paling sering mendapat masalah ini adalah batu paras. Batu ini punya tampilan beberapa warna seperti putih, hijau, kuning dan coklat.

Batu Granit lebih tahan lumut

Sedangkan baru jenis granit, marmer dan andesit, karakternya lebih keras lagi. Jadi ukuran pori-porinya juga semakin kecil dan padat. Sehingga air tidak mudah masuk ke dalamnnya dan hal ini akan menjadikan batu tersebut lebih tahan terhadap serangan lumut.

Meski demikian bukan berarti batu alam yang keras tersebut tidak punya masalah. Adapun jenis masalah yang paling sering muncul pada batu ini adalah jika ada cairan yang tumpah dan batu itu terkena cipratan tumpahannya, harus segara dibersihkan secepat mungkin. Sebab cairan tersebut bisa menimbulkan noda yang sulit dibersihkan bahkan ada yang tidak dapat dihilangkan sama sekali.

Cara untuk mengatasi masalah noda atau kotoran yang terlanjur menempel dan tidak bisa hilang tersebut bisa dikatakan cukup merepotkan dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena tidak ada jalan lain kecuali dengan cara mengganti batu itu dengan yang baru. Bila ingin masalah seperti ini tidak muncul kembali, maka harus dilakukan penghindaran. Adapun caranya adalah memberi lapisan pada bagian permukaannya dengan lapisan khusus.

Bentuk Batu sangat berpengaruh

Masalah lain yang juga sering muncul berhubungan dengan ukuran batu yang tidak selalu sama dan bentuknya juga tidak seragam. Kondisi ini kadangkala membuat proses pemasangannya jadi sulit dilakukan. Jika pemasangan tersebut dilakukan secara serampangan saja, hasil yang didapat akan terlihat kurang sempurna.

Salah satu cara yang bisa diaplikasi untuk mangatasi masalah ini adalah pasanglah lebih dahulu batu yang ukurannya lebih besar. Setelah itu batu-batu yang ukurannya kecil digunakan sebagai pengisi celah atau lubang yang masih kosong. Agar pekerjaan ini lebih mudah dilakukan, pisah batu tersebut sesuai dengan ukurannya. Pemisahan tersebut bisa terdiri dari tiga jenis yaitu batu ukuran besar, menengah, dan kecil.

Sumber : http://imagebali.net

Tips Memilih Bathub

Usai beraktivitas seharian penuh, berendam di dalam bathub berisi air hangat merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan sekaligus menenangkan. Namun, sayangnya, ukuran bathub yang cukup besar membuat bak berendam ini hanya dapat digunakan di dalam kamar mandi yang memiliki luas yang cukup besar. Sehingga, tidak mengganggu pergerakan dan kenyamanan pengguna saat beraktivitas di dalamnya.

Sebelum membeli bathub, ada beberapa hal penting yang harus anda pertimbangkan menyangkut selera dan kebutuhan. Seperti luas ruangan, model bathub hingga aksesoris pendukungnya. Oleh sebab itu, memilih bathub sebaiknya dilakukan sejak awal agar tampilannya mampu melengkapi serta mempercantik interior kamar mandi.

Berikut ini adalah panduan bagi anda yang hendak memilih bathub.

  1. Perhatikan Luas Kamar Mandi
    Seberapa besar luas kamar mandi anda menentukan model bathtub seperti apa yang dapat digunakan di dalamnya. Jika luas kamar mandi tidak terlalu besar, pilihlah bathtub dengan model sudut atau model streamline. Sementara itu, jika luas yang tersedia cukup besar, anda bebas memilih bathub model apapun. Model freestanding bathtub atau boxed in yang tertutup merupakan model yang banyak digunakan pada kamar mandi berukuran luas. Adapun model lainnya adalah soaking bathtubs, clawfoot bathtubs dan walk-in bathubs.
  2. Material Bathub
    Sedikitnya ada 3 jenis bahan yang umum digunakan dalam pembuatan bathub, yakni akrilik, fiberglass dan porcelain. Ketiga bahan ini memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Akrilik misalnya, bahan ini memiliki insulator yang baik sehingga air hangat dapat bertahan lebih lama. Selain itu, bahan ini lebih kuat, tidak mudah kusam dan kotor, serta mudah perawatannya. Sedangkan fiberglass memiliki sifat yang ringan dan lebih mudah dibentuk namun bahan ini mudah tergores dan tidak tahan lama. Seperti akrilik, porcelain pun memiliki keunggulan yang serupa, namun kelemahannya adalah susah diperbaiki jika sudah rusak.
  3. Kedalaman Bathub
    Jangan malu untuk mencoba bathub sebelum membeli, atau paling tidak perhatikan kedalaman dari masing-masing bathub yang anda pilih. Kedalaman bathub yang ideal adalah 18 inci untuk gaya Eropa, sementara bathtub bergaya Jepang biasanya memiliki kedalaman 22 inci.
  4. Fitur Yang Dimiliki Bathub 
    Kecanggihan teknologi yang semakin berkembang membuat bathub kini dilengkapi sejumlah fitur canggih. Jangan mudah tergoda, pilihlah bathub sesuai kebutuhan dan kebiasaan anda. Jika bathub hanya berfungsi sebagai alat untuk membersihkan tubuh, fitur standar sudah bisa memenuhi kebutuhan anda. Namun, jika anda berniat menjadikan bathub sebagai bak untuk berendam dan relaksasi, pilihlah jenis large soaking bathub atau walk-in bathub dengan jets.

Sesuaikan dengan interior kamar mandi

Poin terakhir adalah sesuaikan model, motif, dan warna bathub dengan tema desain kamar mandi di rumah anda. Untuk desain kamar mandi minimalis, anda bisa memilih freestanding bathub yang berdesain simpel namun tetap stylish. Sementara untuk kamar mandi berdesain klasik, pilih bathtub jenis clawfoot tubs atau walk-in bathub yang mampu memberikan kesan mewah pada ruangan.

Jadi gimana? sudahkah anda memulai memilih bathub yang sesuai dengan selera, kebutuhan dan kenyamanan anda?
ada promo Bathub diskon 40% hanya di Trans Home Supermarket Bangunan harga toko bangunan.

handle pintu transhome

Tips Memilih Handle Pintu

Pegangan pintu atau handle adalah faktor pemanis sekaligus faktor penting keberadaan pintu. Biasanya jika kita menyebut pintu rusak, kebanyakan pegangan pintunya saja yang rusak. Pegangan pintu mempunyai peran penting dalam mengamankan isi rumah. Karena sangat penting, maka ada baiknya untuk memperhatikan hal berikut.

Read more